orgasme wanita, g-spot, tahan lama, cara ml, posisi ml, posisi seks
Info dan Tips

Letak G-Spot Titik Orgasme Wanita Yang Masih Misteri

Posted On Oktober 29, 2015 at 2:10 am by / Komentar Dinonaktifkan pada Letak G-Spot Titik Orgasme Wanita Yang Masih Misteri

Pengertian G-Spot titik orgasme wanita

Letak G-Spot – Dimanakah keberadaan letak G-spot pada wanita? Sebelum kita membahas letak G-Spot yang sampai sekarang masih misteri dan masih banyak diperbincangkan, kuhususnya bagi kaum pria, terlebih dulu kita mengenal apa itu G-Spot? G-spot adalah kepanjangan dari “Grafenberg Spot” adalah merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan suatu area tersembunyi pada Miss V wanita yang mampu memberikan sensasi yang sangat menyenangkan, bahkan dapat memicu terjadinya orgasme wanita (vaginal orgasm) jika dirangsang dengan pas dan tepat.

Istilah G-Spot ini pertama kali dinyatakan oleh seorang ginekolog yang terkenal karena penelitiannya mengenai alat kelamin wanita yaitu dr. Ernst Grafenberg. Dia telah mendeskripsikan area ini pada tahun 1950 dan selanjutnya pada tahun 1982 istilah ini mulai dituliskan dalam buku yang berjudul “The G Spot: And Other Discoveries About Human Sexuallity” sehingga membuat istilah G-spot menjadi terkenal sampai sekarang.

Pada beberapa kaum perempuan khususnya, rangsangan pada letak G-spot dipercaya mampu memberikan orgasme yang lebih hebat dibandingkan rangsangan pada klitoris pada umumnya. Hal itu memicu sebagian besar wanita untuk mencari dimana lokasi letak G-spot titik orgasme mereka sendiri.

Lalu, dimana letak G-Spot sebenarnya? Sebagian banyak orang percaya bahwa letak G-Spot yang sangat sensitif ini terletak pada dinding depan vagina. Akan tetapi, sebenarnya letak G-spot belum dapat teridentifikasi secara tepat. Bahkan para peneliti masih memperdebatkan keberadaan area letak G-Spot ini dimana sebenarnya.

Letak G-Spot, di Klitoris atau di  Area Lain?

Dr. Irwin Goldstein seorang Direktur Sexual Medicine di Rumah Sakit Alvarado, San Diego, California  menyatakan bahwa “letak G-spot sulit untuk diidentifikasi karena G-spot bukanlah suatu struktur anatomis yang dapat dilihat seperti bagian tubuh lainnya, namun merupakan suatu perubahan fisiologis tubuh, seperti perubahan yang terjadi saat menelan atau buang air kecil.”

Dalam rangka membuktikan kebenaran keberadaan dimana letak G-spot sebenarnya, Odile Buisson dan Pierre Foldes para peneliti dari Perancis melakukan sebuah penelitian yang pada tahun 2009 penelitiannya telah dipublikasikan oleh Journal of Sexual Medicine.

Dalam penelitian tersebut, Buisson dan Foldes melakukan pemeriksaan ultrasound terhadap Miss V 5 orang wanita sehat yang menyatakan bahwa dirinya memiliki G-spot. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa saat dilakukan penetrasi vagina dan kontraksi perineum (seperti saat berhubungan intim) terdapat perubahan pada pangkal klitoris yang berhubungan langsung dengan dinding depan vagina bagian bawah, yaitu tempat yang dipercaya sebagai lokasi G-spot.

Karena itu, Buisson dan Foldes menyimpulkan bahwa “G-spot mungkin sebenarnya merupakan bagian dari klitoris, yang terdiri dari kumpulan ujung-ujung saraf yang sangat sensitif”.

G-Spot, Apakah Benar Adanya atau Hanya Cuma Mitos Belaka?

Kabar mengujutkan dari dari lembaga penelitian King’s College di kota London Inggris yang dilakukan menyatakan dalam penelitiannya bahwa “area G-spot sebenarnya tidak ada, baik secara fisik maupun secara fisiologis.”

Dalam penelitian ini, para peneliti yang dipimpin oleh Andrea Burri, MSc tidak melakukan pemeriksaan fisik terhadap wanita-wanita tersebut dalam mencari dimana letak G-spot, tapi mereka hanya diberikan pertanyaan mengenai keberadaan G-spot pada diri mereka sendiri. Penelitian yang telah dilakukannya ini telah dipublikasikan oleh Journal of Sexual Medicine pada Januari 2010 ini dilakukan terhadap 1.804 wanita kembar yang berusia antara 22-83 tahun.

Jika letak G-spot benar-benar nyata ada, maka diharapkan pasangan “kembar identik” akan memberikan jawaban yang sama mengenai keberadaan tata letak G-spot dalam diri mereka. Dikarenakan pasangan kembar identik akan berbagi gen yang sama.

Dari penelitian tersebut didapatkan 56% responden mengatakan bahwa dirinya memiliki G-spot. Namun, tidak terdapat kaitan genetik diantara mereka yang percaya bahwa dirinya memiliki G-spot. Faktor lingkungan atau psikologis lebih berkontribusi dalam menentukan kepercayaan seseorang bahwa dirinya memang mempunyai G-spot.

Apakah Setiap Wanita Memiliki G-Spot Berbeda-beda?

Setiap wanita memilik G-Spot yang berbeda-beda. Menurut para peneliti menyatakan ‘hal ini mungkin terjadi karena sebenarnya G-spot tidak ada, baik secara fisik maupun fisiologis. Burri menyimpulkan bahwa G-spot hanyalah opini subyektif wanita saja.”

peneliti dari Indiana University “Debby Herbenick”, menambahkan untuk memperkuat pertanyaan tersebut bahwa “G-spot bukanlah sesuatu yang dapat dilihat, namun sudah diterima secara umum bahwa wanita mendapatkan sensasi menyenangkan atau bahkan mengalami orgasme, jika dirangsang di dinding depan vagina.”

Kita yakin bahwa setiap wanita memiliki  tingkat sensitivitas yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh banyak hal dan bersifat sangat subjektif. Dengan adanya perbedaan ini, setiap wanita harus selalu mengeksplorasi tubuhnya dan mencari tahu apa yang sebenarnya mereka sukai dan mereka benci.

Jika Anda belum menemukan letak G-Spot Anda, bicarakanlah hal tersebut kepada suami Anda dan temukanlah area G-spot Anda masing-masing. Sudahkah menemukan G-spot Anda atau belum?

 

JANGAN SEMBARANGAN PILIH OBAT KUAT…!!!

Pilihlah Yang Benar, dan Sudah Pasti Tentu Pilihan Paling Benarpenambah sperma, posisi ml, orgasme wanita, tahan lama, g-spot

 

%d blogger menyukai ini: